PENDIDIKAN

Diduga Pornografi, Dikbud Lombok Timur Tarik dari Peredaran Buku Muatan Lokal

Lombok Timur,visioneernews-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur menarik dua judul  buku muatan lokal untuk SD|MI, SMP|Mts dari peredaran.Kedua buku itu  diprotes dari berbagai kalangan, karena konten dalam buku muatan lokal itu diduga mengandung unsur porno dan kata-kata kasar.

Kedua buku yang ditarik itu berjudul “Jampi-jampi Batur Sasak” dan “Pantun Sasak” dengan pengarang H.Sudirman, Bahri dan L.Ratmaja yang diterbitkan Pusakanda.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lotim, Muhir, membenarkan kalau pihak Dikbud telah melakukan penarikan terhadap dua buah judul buku muatan lokal tersebut dari peredaran. Karena adanya protes dari berbagai kalangan terhadap isi dalam buku yang diduga ada unsur porno dan kata-kata kasar.

“Atas dasar itulah dinas mengambil kebijakan untuk menarik langsung dari peredaran dua judul buku muatan lokal tersebut. Penarikan buku itu dilakukan kemarin (Sabtu,red) atas perintah Kepala Dinas,” tegas Muhir.

Ia menjelaskan adanya unsur porno dalam sajak atau pantun muatan lokal berbahasa Sasak.

“Tabu (Malik,red) yang tidak boleh disebutkan, melainkan harus dijelaskan agar dimengerti maksudnya,” ujar Muhir.

Kabid Dikdas menambahkan, dalam buku pantun kategori Undang-Undang Nomor 5 tentang Pokok-pokok Kemajuan Kebudayaan Daerah dan Tradisi Lisan Orang Sasak.

Sementara sebagian besar masyarakat Lombok Timur kurang faham tentang khasanah budaya dan tradisi lisan orang Sasak.Dimana guru harus menjelaskan alat kelamin perempuan merupakan kata-kata yang ditabukan tidak sembarangan disebut.

“Baru dua kecamatan buku muatan lokal itu telah ditarik, yakni Kecamatan Sakra Barat  dan Labuhan Haji,” tandasnya.

Muhir mengungkapkan, kedua judul buku itu tidak pernah diajukan untuk diverifikasi, hanya terselip di percetakan. Munir sebagai  verifikator kemudian mencoret beberapa judul buku yang isinya tidak sesuai dengan konsep dan materi yang diajukan. (Eko M)

 

Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close