OLAHRAGA

Iklankan Asian Games di 13 Titik, Oval Advertising Support Atlet Indonesia

Jakarta,visioneernews.com- Beragam cara dilakukan para pengusaha untuk turut serta mensukseskan penyelenggaraan Asian Games XVIII 2018. Seperti dilakukan PT Oval Advertising yang mengalokasikan biayanya untuk memasang billboard (papan reklame) bertemakan Asian Games 2018 di 13 titik di wilayah Jakarta.

Pengalokasian ini selain untuk memeriahkan event akbar yang berlangsung mulai 18 Agustus hinga 2 September 2018 di Jakarta dan Palembang tersebut, juga untuk memenuhi seruan dan instruksi Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan

“Kita pasang di 13 titik, antara lain di Jalan Gunung Sahari, Tol Grogol, Tol Ancol, Tol Jakarta Outer Ring Road 1 (W2) Pondok Indah-Bandara Soekarno Hatta, dan di kawasan Bandara Soekarno-Hatta,” jelas CEO Oval Advertising, Agus Salim di kawasan Gajah Mada, Jakarta Barat, Selasa (10/7/2018).

Menurut Agus, begitu ia biasa disapa, penayangan iklan Asian Games di ke-13 titik itu tidak menetap di setiap titik dari saat ini hingga penyelenggaraan Asian Games berakhir pada 2 September 2018, melainkan berpindah-pindah.

“Jadi, kalau di 13 titik itu ada billboard yang kosong dari iklan komersil, maka di situ iklan Asian Games kita tayangkan. Jadi, pemasangan berputar di ke-13 titik itu,” katanya.

Meski demikian, ia mamastikan dengan cara ini iklan Asian Games tetap akan tayang setiap hari. Hanya lokasinya yang berpindah-pindah.

Sebelumnya, Gubernur Anies Rasyid Baswedan pada Juni 2018 lalu menerbitkan Seruan Gubernur Nomor 8 Tahun 2018 tentang Partisipasi untuk Menyukseskan dan Memeriahkan Asian Games 2018; dan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 64 Tahun 2018 tentang Partisipasi untuk Menyukseskan dan Memeriahkan Asian Games 2018.

Pada poin ke-2 seruannya, Gubernur Anies meminta agar penyelenggara reklame menayangkan informasi tentang Asian Games melalui reklame elektronik (digital) milik mereka.

Agus mengakui pihaknya telah diberitahu Pemprov DKI tentang adanya seruan dan Ingub Gubernur tersebut. Ia bahkan dihubungi pihak terkait dari pemerintah pusat agar berpartisipsi memeriahkan Asian Games 2018.

“Tapi kami pasang iklan Asian Games di billboard kami bukan semata-mata karena adanya permintaan itu lho. Sebagai anak bangsa, kami juga merasa punya kewajiban untuk mendukung event ini agar atlet-atlet kita yang bertarung di Asian Games, menjadi makin semangat dan dapat memenuhi target pemerintah, yakni masuk 10 besar,” katanya.

Agus menilai target itu tidak mustahil bisa dipenuhi. Bahkan Indonesia bisa saja masuk tiga besar karena kemampuan atlet-atlet Indonesia tak kalah dengan atlet-altet dari negara-negara di Asia yang lain yang prestasi olahraganya telah mendunia seperti China, Korea Selatan, dan Jepang.

“Atlet kita diuntungkan karena bermain di kandang sendiri. Maka, dengan dukungan semua pihak, termasuk pengusaha reklame, semoga semangat atlet-atlet kita semakin terpompa, sehingga mereka dapat mempersembahkan yang terbaik,” imbuhnya.

Indonesia sendiri pernah menjadi tuan rumah Asian Games pada 1962 (Asian Games IV). Saat Asian Games XVII-2014 di Korea Selatan, Indonesia menduduki peringkat 17 dengan perolehan 4 emas, 5 perak, dan 11 perunggu.

China menjadi juara umum dengan 151 emas, 108 perak dan 83 perunggu; Korea Selatan di posisi runner up dengan 79 emas, 71 perak dan 84 perunggu; dan Jepang di posisi ketiga dengan 47 emas, 76 perak dan 77 perunggu.

Pada Asian Games tahun ini, Indonesia menargetkan masuk 10 besar dengan perolehan 16 emas dari 22 cabang olahraga, antara lain bulutangkis, wushu, panahan, angkat besi, kano, taekwondo, pencak silat, dan bowling.

Agus yakin bulutangkis dan wushu akan mempersembahkan emas.

“Bulutangkis bahkan bisa menjadi primadona bagi Indonesia di Asian Games,” tegasnya.

Agus memprediksi, penyelenggaraan Asian Games XVIII akan berdampak positif bagi perekonomian Indonesia,  karena 11.000 atlet yang bertanding. Menurut data Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc),  akan menjadi pabrikasi yang mendorong terjadinya perputaran uang dalam jumlah yang sangat besar, yang sekaligus mendorong terjadinya simbiosis mutualisme dalam perekonomian.

“Dengan jumlah atlet mencapai belasan ribu orang, bayangkan berapa banyak uang yang akan mereka belanjakan di Indonesia, dan mereka pastinya membawa mata uang mereka masing-masing,” kata dia.

Iklan Asian Games yang ditayangkan Oval di 13 titik reklame miliknya, dilengkapi logo sejumlah perusahaan media yang bermitra dengan perusahaan ini. (Rif)

 

Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close