JAKARTA. Visioneernews.com — Sejarah
panjang inovasi konstruksi dunia terus berlanjut di Indonesia melalui kiprah PT
Delta Systech Indonesia (DSI), perusahaan konstruksi spesialis yang berakar dari
teknologi beton bertulang legendaris Dyckerhoff & Widmann AG (DYWIDAG) asal
Jerman. Dyckerhoff & Widmann AG, yang didirikan pada akhir abad ke-19, dikenal
sebagai pionir sistem penguatan beton menggunakan baja.
Inovasi tersebut menjadi
tonggak penting dalam perkembangan infrastruktur modern, mulai dari jembatan,
gedung bertingkat, hingga struktur teknik berstandar tinggi di berbagai negara. Jejak teknologi global itu masuk ke Indonesia dengan berdirinya PT Citra
DYWIDAG-Systems pada 23 April 1996 di Jakarta, sebagai perusahaan joint venture
yang membawa keahlian, produk, dan teknik konstruksi DYWIDAG ke proyek-proyek
nasional.
Perusahaan ini kemudian berevolusi menjadi PT Delta Systech Indonesia
pada tahun 2002, sekaligus ditetapkan sebagai agen dan pemegang lisensi resmi
DYWIDAG di Indonesia. Direktur Utama PT Delta Systech Indonesia, Ir. Ahmad
Yunaldi, M.M., menegaskan bahwa perjalanan perusahaan bukan sekadar sejarah
bisnis, melainkan komitmen berkelanjutan terhadap kualitas dan inovasi
konstruksi nasional.
Baca Juga: https://www.visioneernews.com/2025/12/nabil-balqis-abiyyunaldi-wakili.html
“Kami tidak hanya meneruskan nama besar DYWIDAG, tetapi
juga membawa filosofi keteknikan yang mengutamakan keselamatan, presisi, dan
keberlanjutan. Setiap proyek adalah tanggung jawab profesional untuk membangun
struktur yang kuat dan bernilai jangka panjang bagi Indonesia,” ujar Ir. Ahmad
Yunaldi, M.M., kepada Visioneernews.com.
Menurutnya, perubahan nama pada 2002
menjadi PT Delta Systech Indonesia merupakan langkah strategis untuk memperkuat
posisi perusahaan di tengah tantangan industri konstruksi nasional yang semakin
kompleks dan kompetitif. “Transformasi ini menegaskan identitas kami sebagai
perusahaan konstruksi spesialis yang mampu menjembatani teknologi internasional
dengan kebutuhan pembangunan nasional,” tambahnya.
Terlibat Proyek Infrastruktur
Strategis Nasional
Dengan pengalaman lebih dari dua dekade, PT Delta Systech
Indonesia telah terlibat dalam berbagai proyek infrastruktur strategis nasional
yang membutuhkan keahlian teknik khusus dan standar keselamatan tinggi.
Saat
ini, PT DSI tengah mengerjakan proyek Jalan Tol PIK 2, termasuk pekerjaan
konstruksi yang menyebrangi ruas Tol Bandara Soekarno–Hatta — sebuah tantangan
teknik yang menuntut presisi tinggi, manajemen risiko ketat, serta koordinasi
lintas sektor. “Proyek ini cukup menantang karena berada di jalur vital dengan
lalu lintas tinggi. Namun kami optimistis pekerjaan dapat diselesaikan dengan
baik dan tepat waktu,” ujar Ir. Ahmad Yunaldi, M.M..
Selain itu, PT Delta
Systech Indonesia juga baru saja menyelesaikan proyek Jembatan Siak di
Pekanbaru, yang menjadi bagian dari jaringan Tol Sumatera. Proyek tersebut
menegaskan kemampuan PT DSI dalam menangani struktur jembatan berskala besar
dengan kondisi geografis dan teknis yang kompleks.
Dokumentasi Foto Jembatan SIAK Pekanbaru Toll Sumatera
Tidak hanya itu, PT DSI turut
berkontribusi dalam beberapa proyek lain yang menjadi pilar konektivitas
nasional, antara lain:
1. Pekerjaan jembatan-jembatan di hampir seluruh wilayah nusantara sebagai konektivitas toll di Jawa, Toll Sumatera, Toll IKN dan Jembatan2 khusus lainnya yang menjadi ikonik kota seperti Jembatan Cable Stay Balang-IKN, Cable Stay Siak Pekanbaru, Cable Stay Musi 4, Cable Stay Teluk Kendari, dll
2. Pembangunan jembatan khusus Balance Cantilever di Proyek LRT Jakarta phase 1B dengan menggunakan peralatan teknologi tinggi DYWIDAG Form Traveler yang sangat efektif dan efisien untuk pembangunan jembatan panjang yang melintas di areal jalan yang lalu lintasnya tidak boleh terganggu. Jalan Toll Cawang Priok yang dilintasi oleh LRT, teknologi ini mendukung pekerjaan sistem transportasi perkotaan modern.
Dokumentasi Foto Jembatan PIK2 Yang menyebrangi Toll Bandara
3. Selain pekerjaan spesialis Jembatan PT DSI juga terlibat dalam pembangunan infrastruktur lainnya seperti pelabuhan, lapangan udara, gedung data centre, warehouse, gedung tinggi, mall, dll.
PT DSI dengan sloganmya "One Stop Bridge Solution serta Local Presence Global Competence" akan memberikan layanan lengkap dalam teknologi jembatan untuk material, peralatan, instalasi dan dukungan penuh engineering.
Keberhasilan proyek-proyek tersebut menjadi bukti
konsistensi PT Delta Systech Indonesia dalam menghadirkan solusi konstruksi
andal yang mendukung konektivitas nasional dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Baca Juga: https://www.visioneernews.com/2025/12/truk-kemanusiaan-dari-masyarakat-nusa.html
Menatap Masa Depan Konstruksi Indonesia Mengusung semangat inovasi sejak akhir
abad ke-19 hingga era pembangunan modern, PT Delta Systech Indonesia menegaskan
posisinya sebagai spesialis konstruksi nasional yang berakar pada sejarah global
namun berorientasi pada masa depan.
Dengan portofolio proyek strategis,
teknologi berstandar internasional, serta sumber daya manusia berpengalaman, PT
DSI terus mengambil peran penting dalam pembangunan infrastruktur Indonesia —
berpijak pada warisan teknologi dunia, bergerak dengan visi kemajuan nasional.
(Dion)



0 Komentar