Bentang Girder LRT Jakarta Fase 1B Tembus Tol Wiyoto Wiyono, Jalur Layang Kelapa Gading–Manggarai Resmi Tersambung

 

Dokumentasi Foto (Jakpro) Bentang Girder LRT Jakarta Fase 1B Tembus Tol Wiyoto Wiyono, Jalur Layang Kelapa Gading–Manggarai Resmi Tersambung

Jakarta, Visioneernews.com – Proyek pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Velodrome–Manggarai kembali mencatat capaian strategis setelah jalur layang berhasil tersambung di atas Jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono. Penyambungan bentang girder sepanjang 120 meter yang rampung pada 9 Januari 2026 tersebut dilaksanakan tanpa mengganggu arus lalu lintas tol yang padat, menandai keberhasilan teknis di salah satu titik paling krusial lintasan LRT Jakarta.

Pekerjaan konstruksi di area tersebut dilaksanakan oleh Subkon PT Waskita Karya (Persero) Tbk melalui PT DSI Indonesia yang dipercaya mengerjakan pembangunan struktur di lokasi perlintasan tol. Proyek ini dikerjakan dengan standar keselamatan tinggi mengingat posisinya berada di atas jalur tol aktif dengan mobilitas kendaraan yang tinggi.

Metode balanced cantilever diterapkan dalam proses penyambungan struktur, yakni pembangunan dari dua sisi secara bertahap hingga bertemu secara presisi di tengah. Teknik ini dipilih untuk meminimalkan risiko serta memastikan aktivitas lalu lintas di bawahnya tetap berjalan normal selama proses konstruksi berlangsung.

Baca Juga: https://www.visioneernews.com/2025/12/menjaga-warisan-teknologi-konstruksi.html

Dengan tersambungnya bentang layang tersebut, lintasan fisik LRT Jakarta kini telah terkoneksi dari Kelapa Gading hingga kawasan Jalan Pramuka, sekaligus memperkuat konektivitas transportasi massal dari wilayah Jakarta Utara menuju pusat kota.

“Perlintasan di atas Jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono merupakan salah satu titik kritikal pada lintasan LRT Jakarta Fase 1B. Kami bersyukur proses penyambungan dapat diselesaikan sesuai rencana,” ujar Direktur Teknik dan Pengembangan PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Dian Takdir.

Hingga akhir 2025, progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B tercatat telah mencapai 89,22 persen dengan total panjang lintasan sekitar 4,7 kilometer. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada penyelesaian detail arsitektural serta sistem kelistrikan di sejumlah stasiun strategis, termasuk Stasiun Pramuka BPKP hingga Manggarai.

Jakpro bersama kontraktor dan subkontraktor terkait memastikan percepatan pembangunan infrastruktur pendukung terus dilakukan guna mengejar target kesiapan operasional LRT Jakarta Fase 1B dalam waktu dekat. (Dion)

Posting Komentar

0 Komentar