PT Arwana Bantah Jadi Penyebab Genangan Air, Namun Warga Tetap Soroti Kondisi Jalan yang Membahayakan
OGAN ILIR. VisioneerNews.Com — Kondisi memprihatinkan di depan PT Arwana Citramulia Tbk di Jalan Mat Nang, Desa Tanjung Pering, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, terus menuai sorotan masyarakat. Genangan air yang sudah lama terjadi di badan jalan lintas umum dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan serta mempercepat kerusakan jalan.
Pantauan di lokasi menunjukkan air menggenang di sepanjang sisi jalan hingga menutupi sejumlah lubang. Kondisi tersebut membuat pengendara, khususnya roda dua, harus ekstra hati-hati saat melintas, terlebih ketika hujan turun.
Salah satu pengendara mengaku hampir menjadi korban akibat lubang jalan yang tertutup genangan air.
“Saya sempat jatuh karena lubang jalan tidak terlihat saat hujan. Untung kendaraan masih sepi. Kalau ramai mungkin saya sudah tertabrak,” ungkapnya kepada awak media.
Ia berharap pihak terkait segera mengambil langkah konkret sebelum muncul korban yang lebih parah.
Sorotan keras juga datang dari tokoh masyarakat sekaligus Ketua PPWI-OI, Fidiel Castro. Menurutnya, persoalan genangan air di jalan lintas tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut keselamatan masyarakat.
Baca Juga artikel berita: https://www.visioneernews.com/2026/05/pt-arwana-diduga-abaikan-dprd-dan.html?m=1
“Jangan sampai ada korban jiwa baru ada tindakan. Kondisi ini harus segera diatasi karena sangat membahayakan pengguna jalan,” tegas Fidiel Castro, Senin (25/05/2026).
Ia juga menilai genangan air berpotensi mempercepat kerusakan jalan, memicu kecelakaan, hingga menjadi sarang penyakit apabila terus dibiarkan.
Sementara itu, pihak PT Arwana Citramulia Tbk saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp memberikan tanggapan terkait genangan air tersebut.
“Sore Pak, dengan ini kami sampaikan genangan air tersebut bukan berasal dari buangan Arwana, melainkan air hujan dimana areal jalan tersebut memang lebih rendah. Demikian Pak, terima kasih,” tulis pihak perusahaan dalam pesan singkatnya.
Meski demikian, masyarakat berharap adanya solusi nyata dan langkah cepat dari seluruh pihak terkait agar kondisi jalan di kawasan tersebut tidak terus membahayakan pengguna jalan.
Laporan Tim Ketua Pewarta Indonesia
