DUGAAN PENGANIAYAAN OLEH OKNUM TNI AU TERHADAP AKTIVIS PERLINDUNGAN KONSUMEN DI TEMPAT MAKAN


DUGAAN PENGANIAYAAN OLEH OKNUM TNI AU TERHADAP AKTIVIS PERLINDUNGAN KONSUMEN DI TEMPAT MAKAN

Pekanbaru, 26 April 2026. VisioneerNews.Com – Sebuah rekaman video amatir yang memperlihatkan dugaan aksi penganiayaan yang dilakukan oleh seorang pria yang diduga sebagai oknum anggota TNI AU aktif terhadap seorang aktivis perlindungan konsumen beredar luas di masyarakat. Peristiwa tersebut diketahui terjadi di sebuah tempat makan/warung yang berada dalam wilayah hukum Polres Pekanbaru.

Dalam video berdurasi singkat tersebut, terlihat seorang pria mengenakan kaos berwarna hitam (diduga oknum TNI AU) melakukan tindakan agresif terhadap seorang pria lain yang mengenakan kemeja putih motif kotak-kotak, yang merupakan korban sekaligus aktivis perlindungan konsumen. Berdasarkan informasi yang dihimpun, oknum tersebut diduga sedang menjalankan peran sebagai debt collector saat peristiwa terjadi.

Kronologi Dugaan Penganiayaan:

Berdasarkan analisis rekaman video, terlihat adanya tindakan kekerasan fisik yang dilakukan secara berulang oleh pelaku, antara lain:

1. Pencekikan dan Adu Mulut:

Video dimulai dengan posisi pelaku telah mencekik leher korban di tengah adu mulut yang berlangsung tegang.

2. Pemukulan ke Arah Wajah:

Pelaku menekan dan mencekik korban dengan tekanan keras menggunakan tangan kanan ke arah wajah, hingga korban tampak terhuyung.

3. Hantaman Benda Tumpul:

Pelaku kemudian mengambil kursi plastik berwarna biru dan menghantamkannya ke arah kepala serta bahu korban.

Aksi kekerasan tersebut tetap berlangsung meskipun terdapat upaya dari orang-orang di sekitar lokasi untuk melerai. Akibat kejadian ini, korban diduga mengalami luka serius, terutama pada bagian kepala yang menjadi sasaran utama hantaman.

Sorotan dan Tuntutan Penanganan

Peristiwa ini menjadi perhatian publik, khususnya terkait dugaan keterlibatan oknum aparat aktif dalam praktik penagihan utang yang disertai tindakan kekerasan fisik di ruang publik.

Masyarakat mendesak agar pihak berwenang, khususnya Polres Pekanbaru, segera melakukan penyelidikan secara transparan dan profesional, serta memastikan penegakan hukum berjalan tanpa pandang bulu apabila terbukti terjadi tindak pidana.

(Sumber Tim/Dan Advokasi masyarakat)

Posting Komentar

0 Komentar