TASIKMALAYA, 8 Mei 2026. VisioneerNews.Com - Di balik helai demi helai kain tenun yang terjalin presisi, tersimpan narasi panjang tentang peradaban, kesabaran, dan identitas. Wastra Nusantara yang dulunya dianggap sebagai busana seremonial yang statis, kini tengah mengalami "revolusi sunyi" di kancah mode global. Di tengah transformasi ini, muncul sosok inspiratif yang berhasil merajut benang tradisi dengan napas modernitas yang elegan: Ny. Almira Try Suhandy MS.
Mendobrak Batas dengan Desain Kontemporer
Bagi Ny. Almira, mengintegrasikan wastra ke dalam desain modern bukan sekadar menempelkan motif etnik pada pola busana konvensional. Ini adalah seni menjaga harmoni antara siluet masa kini yang dinamis dengan kerumitan filosofis pada setiap helai benang.
Menurut Ny. Almira, eksklusivitas wastra kini tidak lagi ditentukan oleh usia kain, melainkan bagaimana desain modern mampu membedah kekakuan masa lalu jadi busana yang fungsional dan relevan bagi generasi urban yang haus akan jati diri. "Kita coba padukan antara tradisi masa lalu dengan desain masa kini. Ini adalah perpaduan yang sangat unik dan khas, yang sangat diminati oleh generasi muda saat ini," ujar Ny. Almira Try Suhandy MS.
Baca Juga artikel berita: https://www.visioneernews.com/2026/05/peringati-hari-pendidikan-nasional.html
Di tangan kreatifnya, kain tenun bertransformasi jadi potongan asimetris yang berani, blazer minimalis dengan garis tajam, hingga gaun malam megah yang membuktikan bahwa warisan leluhur bisa jadi standar kemewahan baru di panggung mode dunia.
Kesempatan ini dibuktikan pada Pameran Nasional "Persit Bisa 2" akan diselenggarakan pada 7-9 Mei 2026 di Kartika Expo Booth 18, Balai Kartini, Jakarta. Acara ini juga menampilkan UMKM binaan Persit Kartika Chandra Kirana (istri TNI AD) dari berbagai daerah, yang menghadirkan pameran produk, talkshow inspiratif, fashion show, dan pagelaran seni.
Sumber: Brigif 13 Galuh
(Dion)


0 Komentar