Dastrayani Bibra Terpilih Aklamasi Pimpin Muaythai Riau 2026–2030, PBMI Dorong Kebangkitan Prestasi Atlet
PEKANBARU. VisioneerNews.Com – Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia (MI) Riau yang digelar di Aula Kantor KONI Riau, Senin (15/9), resmi menetapkan H. Dastrayani Bibra sebagai Ketua Pengprov MI Riau periode 2026–2030. Dastrayani terpilih secara aklamasi setelah memperoleh dukungan penuh dari seluruh Pengurus Kabupaten/Kota (Pengkab/Pengkot) Muaythai se-Riau.
Usai terpilih, Dastrayani langsung dilantik dalam rangkaian agenda Musprovlub yang berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan.
Mengusung tema “Menjemput Tuah yang Hilang, Menyatukan Tekad Tabarru’ Demi Mengembalikan Marwah dan Kejayaan Prestasi Muaythai Riau”, forum tertinggi organisasi Muaythai di tingkat provinsi tersebut menjadi momentum konsolidasi untuk membangun kembali kejayaan olahraga bela diri asal Thailand itu di Bumi Lancang Kuning.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) yang diwakili Wakil Ketua Umum PBMI, Fachrul Razi. Hadir pula Ketua Umum KONI Riau, Iskandar Hoesin, jajaran Pengkab/Pengkot MI se-Riau, serta para atlet dan pengurus cabang olahraga.
Dalam sambutannya, Iskandar Hoesin menegaskan pentingnya penguatan tata kelola organisasi sebagai fondasi utama peningkatan prestasi. Ia menyampaikan tiga arahan strategis kepada kepengurusan baru, yakni memastikan tertib administrasi sesuai AD/ART organisasi, menjadikan Muaythai Riau sebagai lumbung medali pada PON 2028 dan berbagai kejuaraan internasional, serta membangun kolaborasi yang kuat antara KONI, Dispora, akademisi, dan dunia usaha.
“Organisasi yang sehat akan melahirkan pembinaan yang berkualitas. Karena itu, kepengurusan baru harus mampu membangun sistem yang profesional dan berorientasi pada prestasi,” ujarnya.
Baca Juga artikel berita: https://www.visioneernews.com/2026/06/diduga-langgar-uu-pt-dan-adart-eks.html?m=1
Sementara itu, Fachrul Razi yang mewakili Ketua Umum PBMI menilai Musprovlub menjadi momentum penting untuk melakukan penyegaran organisasi sekaligus mempercepat pembinaan atlet di Riau.
Menurutnya, evaluasi terhadap capaian prestasi harus dilakukan secara menyeluruh, terutama setelah hasil Muaythai Riau pada PON Aceh-Sumut 2024 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian pada PON Papua 2021.
“Penyegaran organisasi ini harus berdampak langsung terhadap peningkatan prestasi atlet. Pengprov Muaythai Riau harus segera membenahi tata kelola organisasi dan fokus pada pembinaan jangka panjang. Kita membutuhkan regenerasi atlet terbaik yang tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga siap menghadapi kompetisi internasional,” tegas Fachrul Razi.
Dengan terpilihnya Dastrayani Bibra sebagai ketua baru, harapan besar pun disematkan kepada kepengurusan periode 2026–2030 untuk mengembalikan marwah dan kejayaan Muaythai Riau di kancah nasional maupun internasional.
Rangkaian Musprovlub ditutup dengan prosesi pelantikan pengurus, sesi foto bersama antara jajaran PBMI, KONI Riau, pengurus terpilih, serta seluruh delegasi Pengkab/Pengkot Muaythai se-Riau sebagai simbol dimulainya era baru pembinaan dan pengembangan olahraga Muaythai di Provinsi Riau.*
