Gubernur Apolo Safanpo Lantik Enam Pejabat Tinggi Pratama Papua Selatan

 

Enam Pejabat Tinggi Pratama saat prosesi pengambilan sumpah dan janji pejabat, dipimpin Gubernur Papua Selatan (Sumber : istimewa)

MERAUKE, PAPUA SELATAN. VisioneerNews.Com . Roda birokrasi Pemerintah Provinsi Papua Selatan kembali bergerak menyusul pelantikan enam pejabat tinggi pratama di Aula Kantor Gubernur Papua Selatan pada Jumat, (14/8/2026). Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo memimpin langsung prosesi pengambilan sumpah dan janji jabatan tersebut guna memperkuat efektivitas kerja pemerintah daerah.

Penetapan posisi baru ini diproyeksikan sebagai langkah memastikan aparatur yang terpilih memiliki kesiapan manajerial, kecakapan teknis, serta rekam jejak loyalitas yang solid dalam melayani masyarakat.

"Kepada para pejabat yang baru dilantik, saya berharap agar amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya," ujar Safanpo.

Aparatur yang menduduki pos pimpinan baru diminta bergerak cepat memahami rincian tugas pokok dan fungsi masing-masing demi menjaga ritme kerja organisasi.

"Kita semua memiliki tugas yang sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan mendukung pelaksanaan program-program pemerintah," tutur mantan Rektor Universitas Cenderawasih tersebut.

Koordinasi lintas perangkat daerah menjadi sorotan utama agar tidak ada sekat birokrasi yang menghambat realisasi program pembangunan di wilayah selatan Papua.

"Mari kita bekerja bersama-sama, saling mendukung, menjaga komunikasi, serta menghindari ego sektoral dalam melaksanakan pembangunan daerah," ajak Safanpo.

Tanggung jawab moral turut ditekankan kepada seluruh jajaran birokrasi, terutama menyangkut kesadaran bahwa kekuasaan merupakan titipan yang menuntut pertanggungjawaban kepada publik dan Sang Pencipta.

"Saya selalu mengingatkan kepada para pejabat yang baru dilantik termasuk Organisasi Perangkat Daerah bahwa Bapak dan Ibu dipilih, diangkat, dan dilantik atas kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa, melalui proses dan kewenangan pemerintahan yang telah ditetapkan," ungkap Safanpo.

Safanpo memberi peringatan keras mengenai etos kerja aparatur sipil negara saat pimpinan daerah sedang menjalankan agenda kedinasan di luar kantor.

"Jangan sampai muncul pemahaman bahwa ketika Gubernur tidak berada di tempat, Wakil Gubernur tidak berada di tempat, atau Sekretaris Daerah tidak berada di tempat, maka tanggung jawab terhadap pekerjaan menjadi berkurang atau tidak dijalankan," tegas Gubernur Papua Selatan.

Kedisiplinan operasional kantor sehari-hari, kepatuhan koordinasi, serta kepatutan izin perjalanan dinas diwajibkan menjadi standar perilaku seluruh jajaran aparatur.

"Jangan meninggalkan tempat tugas atau melaksanakan perjalanan tanpa pemberitahuan dan izin kepada pimpinan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kita harus membangun budaya kerja yang disiplin, bertanggung jawab, dan berintegritas," sambungnya.

Posisi struktural yang diserahkan diharapkan bersih dari motif kepentingan yang sempit ataupun pemanfaatan fasilitas dinas semata.

"Saya berharap Bapak dan Ibu yang baru dilantik dapat memegang teguh amanah ini. Gunakan jabatan bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk berkarya, mengabdi, membangun, dan memberikan pelayanan terbaik kepada pemerintah dan masyarakat," pesan Safanpo.

Dukungan penuh dari internal birokrasi turut dimintakan agar para pejabat yang baru diambil sumpahnya dapat segera mengoptimalkan pengalaman dan kompetensi mereka.

"Mari kita bersama-sama melaksanakan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya," sebutnya.

Arah pembangunan daerah bertumpu pada kekompakan aparatur dalam menghadirkan kesejahteraan nyata bagi seluruh warga Papua Selatan.

"Jadikan jabatan ini sebagai ladang pengabdian, bukan sebagai fasilitas. Laksanakan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, disiplin, dan integritas," tandas Safanpo.

Adapun enam pejabat tinggi pratama yang resmi mengemban amanah baru:

  1. Soleman Yamburmias, sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Papua Selatan, kini mengemban posisi Staf Ahli Gubernur Bidang Pengembangan Otonomi Khusus.
  2. Bonifasius Bupits, sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Papua Selatan, dipercaya menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Papua Selatan.
  3. Florentina Kakarek, sebelumnya menjabat Kepala Bagian Umum dan Keuangan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Selatan, resmi menjabat Sekretaris DPRP Papua Selatan.
  4. Paskalis Prayitno, sebelumnya bertugas sebagai Penelaah Teknis Kebijakan pada Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Papua Selatan, kini memimpin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Selatan.
  5. Edy Purwanto, sebelumnya menduduki posisi Sekretaris Inspektorat Provinsi Papua Selatan, dilantik menjadi Inspektur Daerah Papua Selatan.
  6. Aloysius Pasauran, sebelumnya bertugas sebagai Sekretaris Inspektorat Kabupaten Asmat, kini dipercaya sebagai Kepala Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Papua Selatan.
(Rizki)

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Gubernur Apolo Safanpo Lantik Enam Pejabat Tinggi Pratama Papua Selatan
  • Gubernur Apolo Safanpo Lantik Enam Pejabat Tinggi Pratama Papua Selatan
  • Gubernur Apolo Safanpo Lantik Enam Pejabat Tinggi Pratama Papua Selatan
  • Gubernur Apolo Safanpo Lantik Enam Pejabat Tinggi Pratama Papua Selatan
  • Gubernur Apolo Safanpo Lantik Enam Pejabat Tinggi Pratama Papua Selatan
  • Gubernur Apolo Safanpo Lantik Enam Pejabat Tinggi Pratama Papua Selatan

Posting Komentar