Bupati Mukomuko Lakukan Kunjungan Langsung Usai Masyarakat Keluhkan Pelayanan RSUD yang Buruk

Bupati Mukomuko Lakukan Kunjungan Langsung Usai Masyarakat Keluhkan Pelayanan RSUD yang Buruk

Mukomuko, Bengkulu. Visioneernews.com - Selasa, (6 Januari 2026). Di tengah gegap gempita aktivitas harian di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mukomuko, kedatangan Bupati H. Chairul Huda, SH, beserta rombongan tidak hanya menjadi sorotan bagi pihak pengelola rumah sakit, tetapi juga memberikan harapan baru bagi banyak pasien dan keluarga yang tengah menjalani proses pengobatan di sana; karena kunjungan langsung tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggapan nyata atas keresahan masyarakat yang telah lama mengeluhkan kualitas pelayanan yang dinilai belum sesuai dengan harapan dan standar layanan kesehatan yang seharusnya diberikan oleh institusi pemerintah daerah.

 Paska beragam keluhan mulai dari lamanya waktu tunggu, ketidakpastian jadwal dokter, hingga minimnya komunikasi antara pihak rumah sakit dengan pasien dan keluarga beredar luas di masyarakat, Bupati Chairul Huda memutuskan untuk tidak hanya mengandalkan laporan tertulis dari pihak terkait; ia memilih untuk melihat langsung kondisi sebenarnya di lapangan, berbicara dengan pasien serta keluarga secara langsung, dan mendengar keluhan serta harapan mereka dengan penuh perhatian dan empati. Tujuan kunjungan ini adalah untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh aspek pengelolaan dan pelayanan yang ada, mulai dari sistem administrasi, ketersediaan tenaga medis, kondisi fasilitas dan alat kesehatan, hingga tata cara penanganan pasien yang menjadi prioritas utama dalam pelayanan kesehatan.

 "Saya tidak ingin hanya menjadi pemimpin yang hanya duduk di kantor dan menerima laporan saja; saya harus tahu secara jelas apa yang dirasakan oleh masyarakat kita ketika mereka datang ke RSUD yang seharusnya menjadi tempat perlindungan dan harapan bagi mereka yang sedang sakit," ujar Bupati Chairul Huda saat berbincang dengan beberapa pasien yang sedang beristirahat di ruang tunggu bagian dalam RSUD Mukomuko. Ia bahkan menyempatkan diri untuk mengunjungi beberapa ruang perawatan, menyapa setiap pasien dengan ramah, menanyakan kondisi kesehatan mereka, dan mendengar secara langsung pengalaman yang mereka alami selama menjalani pengobatan di sana.

 Dalam kunjungan tersebut, Bupati Chairul Huda disertai langsung oleh Wakil Bupati Rahmadi, AB, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan fasilitas kesehatan, antara lain Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Kepala Bidang Kefarmasian dan Alat Kesehatan, serta perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Rombongan tersebut bersama-sama melakukan peninjauan terhadap berbagai bagian penting di RSUD Mukomuko, mulai dari unit gawat darurat yang sering menjadi pintu pertama bagi pasien dengan kondisi darurat, ruang pemeriksaan dokter umum dan spesialis, ruang rawat jalan, rawat inap, hingga bagian laboratorium dan apotek rumah sakit yang menjadi tulang punggung pelayanan kesehatan.

Baca Juga: https://www.visioneernews.com/2026/01/bbm-turun-serentak-ini-daftar-lengkap.html

Setelah melakukan peninjauan lapangan yang cukup mendalam dan mendengar penjelasan secara langsung dari Kepala RSUD Mukomuko, serta jajaran staf medis dan non-medisnya, Bupati Chairul Huda kemudian melakukan pertemuan terbatas dengan seluruh pihak terkait di ruang rapat utama RSUD. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan secara tegas bahwa keresahan masyarakat atas pelayanan RSUD Mukomuko harus segera ditangani dengan serius dan penuh tanggung jawab; karena setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, profesional, dan penuh rasa hormat terhadap martabat manusia.

 "Kesehatan masyarakat adalah prioritas utama pemerintah daerah; tidak ada alasan bagi kita untuk tidak memberikan yang terbaik bagi mereka yang telah mempercayakan diri dan keluarga mereka kepada RSUD Mukomuko," tegas Bupati Chairul Huda dengan nada yang jelas dan tegas. Ia menekankan bahwa kualitas pelayanan harus segera membaik, menjadi lebih profesional, dan segala bentuk keluhan yang sama tidak boleh terulang kembali di masa yang akan datang; karena setiap kesalahan atau kelalaian dalam pelayanan kesehatan dapat berdampak sangat besar terhadap nyawa dan kualitas hidup pasien serta keluarga mereka.

 Dalam pertemuan tersebut juga disampaikan beberapa langkah konkret yang akan segera diambil oleh pemerintah daerah untuk memperbaiki kondisi RSUD Mukomuko. Pertama, akan dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap struktur organisasi dan manajemen rumah sakit, termasuk penilaian kinerja seluruh tenaga kerja baik medis maupun non-medis; kedua, akan dilakukan peningkatan kapasitas dan kompetensi tenaga kesehatan melalui pelatihan dan pendidikan berkelanjutan yang sesuai dengan kebutuhan aktual di lapangan; ketiga, pemerintah daerah akan mengalokasikan anggaran tambahan untuk memperbaiki dan memperbarui fasilitas serta alat kesehatan yang sudah usang atau tidak berfungsi dengan baik; keempat, akan dibuat sistem pengaduan dan umpan balik yang lebih mudah diakses oleh masyarakat, sehingga setiap keluhan atau masukan dapat segera ditangani dan menjadi bahan perbaikan berkelanjutan; dan kelima, akan dilakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala oleh tim khusus yang dibentuk oleh Dinas Kesehatan untuk memastikan bahwa perbaikan yang dilakukan benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat.

 Selain itu, Bupati Chairul Huda juga menekankan pentingnya sikap humanis dalam setiap pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan. Ia menyatakan bahwa selain keahlian teknis yang mumpuni, sikap ramah, empati, dan penuh perhatian terhadap pasien serta keluarga juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan kesehatan yang berkualitas. "Kita harus ingat bahwa setiap pasien yang datang ke rumah sakit bukan hanya sebagai angka atau kasus medis, tetapi sebagai manusia yang sedang mengalami kesulitan dan membutuhkan bantuan serta dukungan dari kita semua," ujarnya sambil menekankan bahwa perubahan yang akan dilakukan tidak hanya mengenai sistem dan fasilitas, tetapi juga mengenai pola pikir dan sikap seluruh tenaga kerja di RSUD Mukomuko terhadap tugas dan tanggung jawab mereka.

 Kepada seluruh jajaran RSUD Mukomuko, Bupati Chairul Huda memberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai kendala dan hambatan yang mereka hadapi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Beberapa hal yang disampaikan antara lain keterbatasan jumlah tenaga medis spesialis, kurangnya anggaran untuk pemeliharaan alat kesehatan, serta sistem administrasi yang masih belum terintegrasi dengan baik. Mendengar hal tersebut, Bupati Chairul Huda menjamin bahwa pemerintah daerah akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mencari solusi terbaik atas setiap kendala yang dihadapi; ia bahkan menyebutkan bahwa akan dilakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk mendapatkan bantuan serta dukungan dalam memperkuat kapasitas RSUD Mukomuko sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah tersebut.

 Salah satu pasien yang sempat berbincang dengan Bupati Chairul Huda, yaitu Siti Aminah (52 tahun) dari Desa Lubuk Gadang, Mukomuko, mengaku merasa sangat terhormat dan merasa bahwa keluhan mereka akhirnya terdengar oleh pemerintah daerah. "Saya sudah beberapa kali berobat di sini, dan memang seringkali harus menunggu lama dan merasa kurang diperhatikan; tapi hari ini saya melihat bahwa Bupati benar-benar peduli dengan kita, dan itu membuat saya merasa lebih percaya diri bahwa RSUD Mukomuko akan menjadi lebih baik ke depannya," ujarnya dengan suara yang penuh harapan sambil memegang tangan Bupati yang sedang menyapa dirinya.

 Demikian pula, Hidayat (38 tahun) warga Desa Lubuk Sanai, Kecamatan XIV Koto, yang sebelumnya pernah mengeluhkan pelayanan yang diterima istrinya, mengaku merasa lega setelah mengetahui bahwa pemerintah daerah akan melakukan perbaikan menyeluruh terhadap RSUD Mukomuko. "Kita tidak menginginkan sesuatu yang mewah atau tidak mungkin, hanya saja kita berharap mendapatkan pelayanan yang layak dan profesional sesuai dengan apa yang seharusnya diberikan oleh rumah sakit pemerintah," katanya sambil menambahkan bahwa ia dan keluarga akan tetap memberikan dukungan dan kesempatan kepada RSUD Mukomuko untuk menunjukkan perubahan yang nyata dalam pelayanan mereka.

 Di akhir kunjungan, Bupati Chairul Huda kembali menyampaikan komitmennya untuk terus memperhatikan dan memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Mukomuko. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta pihak swasta yang mampu untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan akses kesehatan yang lebih baik bagi semua lapisan masyarakat. "Perbaikan tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah saja; kita membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat untuk menciptakan sistem kesehatan yang kuat, efektif, dan penuh dengan rasa kasih sayang terhadap sesama," pungkasnya sebelum meninggalkan RSUD Mukomuko sambil berjanji akan melakukan kunjungan kembali dalam waktu dekat untuk melihat perkembangan dan perbaikan yang telah dilakukan. *(TIM RED)

Posting Komentar

0 Komentar