Karawang. Visioneernews.com – Ribuan pensiunan anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bupati Karawang, Senin (12/1/26). Aksi tersebut dilakukan untuk menuntut kejelasan pembayaran dana iuran KORPRI yang mereka bayar selama berdinas.
Di tengah kondisi hujan gerimis, para purnabakti ASN menggelar aksi unjuk rasa, sebagai luapan kekecewaan atas hak yang tak kunjung dipenuhi. Para pensiunan memprotes selisih pembayaran dana iuran KORPRI yang dinilai janggal.
Koordinator aksi Juhdiana, S.Pd., mantan ASN asal Karawang yang juga Ketua Pejuang Dana Korpri Terpending (PDKT) menegaskan, demonstrasi ini merupakan puncak akumulasi kekecewaan panjang terhadap pengurus Korpri Karawang yang dinilai abai terhadap hak-hak pensiunan. “Kami akan terus menuntut hak kami. Aturan yang ditetapkan tahun 2012 sudah jelas dan seharusnya dihormati,” tegas Juhdiana di tengah aksi.
Baca Juga: https://www.visioneernews.com/2026/01/kritik-tajam-ketua-dpc-ppwi-jembrana.html
Ia juga menolak keras penerapan aturan baru yang dinilai merugikan anggota lama Korpri. “Kalau ada aturan baru, silahkan diberlakukan untuk anggota baru. Jangan merampas hak anggota lama yang sudah dijamin,” ujarnya dengan nada lantang.
Juhdiana juga membeberkan sebelum turun ke jalan, para pensiunan yang tergabung dalam PDKT juga sudah melakukan upaya penyelesaian secara baik-baik, akan tetapi tidak dihiraukan. "Kami sudah melakukan audiensi sebanyak dua kali tapi tidak menemukan jalan keluar. Bahkan, pada audiensi kedua Sekretaris Jendral KORPRI Karawang pernah berjanji pada HUT KORPRI akan ada simbolis penyerahan uang Kadeudeuh Rp14.000.000,- (empat belas juta), tapi hanya Rp7.000.000,- (tujuh juta rupiah) dan itu juga belum terealisasi," terangnya.
Para pensiunan ASN berharap, ada perhatian dan tanggung jawab dari Bupati Karawang H. Aep Saepulloh selaku Dewan Pembina KORPRI untuk menyelesaikan permasalahan ini. "Ini bukan uang APBN, tapi uang mereka yang dipotong ketika mereka masih dinas," tandasnya.
Selama aksi berlangsung, para peserta membawa poster dan spanduk bernada protes, menuntut transparansi serta pertanggungjawaban pengelola dana Korpri. Aparat keamanan terlihat berjaga, sementara aksi berlangsung tertib. (*DJ/Tim)

0 Komentar