Ad
Gambar dari Blogger

Gas Melon Langka, Pemda Mukomuko Didesak Segera Ambil Langkah Nyata

Gas Melon Langka, Pemda Mukomuko Didesak Segera Ambil Langkah Nyata

Mukomuko. VisioneerNews.Com – Kelangkaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi ukuran 3 kilogram atau yang dikenal masyarakat sebagai "gas melon" dalam beberapa pekan terakhir semakin dikeluhkan warga Kabupaten Mukomuko. Kondisi tersebut menyebabkan antrean panjang di sejumlah pangkalan resmi serta memicu kenaikan harga jual di tingkat pengecer yang dinilai melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

Masyarakat berharap pemerintah daerah tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah konkret untuk memastikan distribusi LPG bersubsidi kembali normal, mengingat komoditas tersebut merupakan kebutuhan pokok bagi rumah tangga berpenghasilan rendah, pelaku usaha mikro, dan masyarakat rentan lainnya.

Ketua (PPWI) Kabupaten Mukomuko, Musrikin, menilai kelangkaan LPG 3 kilogram perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah bersama instansi terkait.

“Kami meminta pemerintah daerah segera turun tangan melakukan pengawasan distribusi LPG bersubsidi agar penyalurannya tepat sasaran. Jangan sampai masyarakat kecil yang seharusnya menerima manfaat justru kesulitan memperoleh gas bersubsidi, sementara di lapangan ditemukan harga yang jauh di atas ketentuan,” ujar Musrikin.

Baca Juga artikel berita: https://www.visioneernews.com/2026/06/aziz-yanuar-soroti-penanganan-kasus-dr.html?m=1

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk berkoordinasi dengan pihak agen, pangkalan resmi, serta instansi terkait guna mengidentifikasi penyebab kelangkaan, apakah disebabkan keterbatasan pasokan, hambatan distribusi, atau adanya dugaan penyimpangan dalam penyaluran.

Menurutnya, transparansi informasi mengenai kuota, jadwal distribusi, dan pengawasan lapangan menjadi penting agar masyarakat tidak panik serta dapat memperoleh LPG sesuai kebutuhan dengan harga yang wajar.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kabupaten Mukomuko maupun instansi teknis terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab kelangkaan LPG 3 kilogram yang terjadi di sejumlah wilayah.

Masyarakat berharap kondisi ini dapat segera diatasi mengingat LPG bersubsidi merupakan kebutuhan vital bagi aktivitas rumah tangga sehari-hari. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah strategis guna menjaga stabilitas pasokan dan mencegah terjadinya spekulasi harga yang semakin membebani masyarakat.*(Tim)

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Gas Melon Langka, Pemda Mukomuko Didesak Segera Ambil Langkah Nyata
  • Gas Melon Langka, Pemda Mukomuko Didesak Segera Ambil Langkah Nyata
  • Gas Melon Langka, Pemda Mukomuko Didesak Segera Ambil Langkah Nyata
  • Gas Melon Langka, Pemda Mukomuko Didesak Segera Ambil Langkah Nyata
  • Gas Melon Langka, Pemda Mukomuko Didesak Segera Ambil Langkah Nyata
  • Gas Melon Langka, Pemda Mukomuko Didesak Segera Ambil Langkah Nyata

Posting Komentar

Gambar dari Blogger
Gambar dari Blogger
Ad