Ad
Gambar dari Blogger

Tanggapi Rumor Novel Bamukmin Jadi Komisaris BUMN, DPP FPI: Beliau Sudah Mundur Sejak Agustus 2025

 

Dokumentasi Foto Aziz Yanuar. S.H., M.H., M.M., Soal Tanggapi Rumor Novel Bamukmin Jadi Komisaris BUMN, DPP FPI: Beliau Sudah Mundur Sejak Agustus 2025


JAKARTA, VisioneerNews.Com — Dewan Pimpinan Pusat Front Persaudaraan Islam (DPP FPI) akhirnya buka suara terkait rumor yang beredar luas di media sosial mengenai diangkatnya salah satu mantan pengurus mereka, Novel Bamukmin, sebagai komisaris di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau anak perusahaannya.

​Mewakili Ketua Umum dan Sekretaris Umum DPP FPI, Aziz Yanuar, S.H., M.H., M.M., memberikan lima poin klarifikasi resmi untuk meluruskan kabar burung tersebut.

​1. Novel Bamukmin Bukan Lagi Bagian dari FPI

​Aziz Yanuar menegaskan bahwa Novel Bamukmin sudah tidak memiliki ikatan organisasi dengan FPI.

​"Sejak 20 Agustus 2025 Masehi, saudara kita Novel Bamukmin sudah mengundurkan diri dari FPI," ujar Aziz dalam keterangannya.

​2. Di Luar Otoritas Organisasi

​Mengingat statusnya yang sudah mengundurkan diri, segala tindakan, sikap, maupun pilihan politik yang diambil oleh Novel Bamukmin saat ini sepenuhnya berada di luar kendali dan wewenang pihak DPP FPI.

​3. Hak Konstitusional Sebagai Warga Negara

​FPI memandang pilihan untuk mendukung atau tidak mendukung pemerintah merupakan hak pribadi setiap individu selaku warga negara. Aziz menjelaskan bahwa setiap Warga Negara Indonesia (WNI) memiliki hak yang sama di mata hukum, termasuk dalam hal pengangkatan jabatan di perusahaan perseroan maupun BUMN.

"Hal tersebut bukan menjadi domain atau wilayah dari FPI," tambahnya.

​4. Pesan Sesama Muslim

​Sebagai sesama muslim, DPP FPI tetap memberikan pesan moral kepada Novel Bamukmin agar apa pun jalan atau pilihan yang ia ambil, harus tetap berpegang teguh pada koridor dan syariat Islam.

​5. FPI Tetap Konsisten Jalankan Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Baca Juga artikel berita; https://www.visioneernews.com/2026/07/lpkan-meminta-kpk-usut-dugaan-aliran.html?m=1

​Di akhir pernyataannya, Aziz menegaskan bahwa Front Persaudaraan Islam akan tetap setia pada garis perjuangan awal mereka. FPI berkomitmen untuk mendukung kebijakan pemerintah yang dinilai baik menurut syariat, namun juga tidak akan segan-segan melayangkan kritik keras jika menemukan pelanggaran.

​"FPI tetap teguh pada garis perjuangan untuk melaksanakan amar ma'ruf nahi munkar. Yaitu mendukung hal-hal yang baik bilamana itu baik menurut syariat Islam, dan mencegah serta tidak segan melakukan kritik keras atas pelanggaran terhadap syariat Islam, termasuk kepada pemerintah sekalipun," pungkas Aziz.

(Dion)

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Tanggapi Rumor Novel Bamukmin Jadi Komisaris BUMN, DPP FPI: Beliau Sudah Mundur Sejak Agustus 2025
  • Tanggapi Rumor Novel Bamukmin Jadi Komisaris BUMN, DPP FPI: Beliau Sudah Mundur Sejak Agustus 2025
  • Tanggapi Rumor Novel Bamukmin Jadi Komisaris BUMN, DPP FPI: Beliau Sudah Mundur Sejak Agustus 2025
  • Tanggapi Rumor Novel Bamukmin Jadi Komisaris BUMN, DPP FPI: Beliau Sudah Mundur Sejak Agustus 2025
  • Tanggapi Rumor Novel Bamukmin Jadi Komisaris BUMN, DPP FPI: Beliau Sudah Mundur Sejak Agustus 2025
  • Tanggapi Rumor Novel Bamukmin Jadi Komisaris BUMN, DPP FPI: Beliau Sudah Mundur Sejak Agustus 2025

Posting Komentar

Gambar dari Blogger
Gambar dari Blogger
Ad