Satu Tahun SPPG Bogor Tamansari Sukajadi ; Santuni Anak Yatim dan Siapkan 3 Hektare Lahan Pertanian untuk Masyarakat
Bogor. VisioneerNews.Com - Memasuki usia satu tahun, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukajadi memperluas manfaat keberadaannya bagi masyarakat sekitar. Selain menggelar santunan bagi anak yatim, SPPG Bogor Tamansari Sukajadi bersama mitranya menyiapkan lahan pertanian produktif seluas 3 hektare yang nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 2 Oktober 2026, sebagai bentuk rasa syukur atas satu tahun perjalanan SPPG Bogor Tamansari Sukajadi dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Santunan anak yatim menjadi salah satu rangkaian utama dalam peringatan tersebut. Sementara penyiapan lahan pertanian menjadi langkah lanjutan untuk mendorong keterlibatan masyarakat, khususnya para petani, agar dapat ikut merasakan manfaat dari keberadaan SPPG.
Kepala SPPG Bogor Tamansari Sukajadi, Wahyu Febrian mengatakan, memasuki tahun kedua pihaknya akan terus menjaga kualitas pelayanan sekaligus mengembangkan manfaat program bagi masyarakat.
“Memasuki tahun kedua, kami berkomitmen untuk terus menjaga kualitas pelayanan sekaligus melakukan berbagai peningkatan. Seluruh pelaksanaan akan tetap mengacu pada SOP dan ketentuan yang telah ditetapkan, karena ini merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus kami jalankan dengan baik,” ujarnya.
Saat ini, SPPG Bogor Tamansari Sukajadi melayani sekitar 2.555 penerima manfaat. Namun, menurut pengelola, manfaat keberadaan SPPG diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan makanan bergizi bagi penerima manfaat.
Direktur Tolando Ekalogika Indonesia selaku mitra Yayasan M. Mahdum Patonah mengatakan, santunan anak yatim menjadi bentuk rasa syukur atas perjalanan satu tahun SPPG Sukajadi. Di sisi lain, lahan pertanian seluas 3 hektare disiapkan agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat sekitar.
“Kami bersyukur satu tahun SPPG Bogor Tamansari Sukajadi dapat menjalankan amanah ini. Rasa syukur tersebut kami wujudkan salah satunya melalui santunan kepada anak yatim. Selain itu, kami juga menyiapkan lahan pertanian produktif agar masyarakat sekitar dapat ikut merasakan manfaat dari keberadaan SPPG,” tuturnya.
Lahan tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi bagian dari pengembangan pertanian masyarakat sekaligus mendukung kebutuhan bahan pangan SPPG. Para petani di sekitar wilayah tersebut berpeluang untuk terlibat dalam penyediaan bahan pangan yang dibutuhkan.
Dengan begitu, program MBG diharapkan tidak hanya memberikan manfaat kepada penerima makanan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat yang berada di sekitar SPPG.
“Harapannya, masyarakat sekitar bisa ikut mendapatkan manfaat, terutama para petani. Rantai pasok dari lingkungan sekitar dapat terbentuk dan ke depan hilirisasi juga bisa dikembangkan. Jadi manfaat MBG tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat, tetapi juga oleh masyarakat yang berada di sekitar SPPG,” jelasnya.
Pengembangan lahan pertanian tersebut mendapat dukungan dari Wakil Ketua Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB), Aripin. Ia menyatakan kesiapan untuk mendampingi masyarakat dalam mengembangkan pertanian terintegrasi.
“Kami siap untuk melakukan pendampingan dalam pengembangan pertanian terintegrasi. Harapannya, potensi lahan yang tersedia bisa dimanfaatkan secara optimal dan masyarakat dapat memperoleh manfaat ekonomi dari pengembangan tersebut,” kata Aripin.
Kegiatan satu tahun SPPG Bogor Tamansari Sukajadi turut dihadiri aparatur desa dan aparatur kecamatan setempat.
Memasuki tahun kedua, SPPG Bogor Tamansari Sukajadi berharap dua langkah tersebut, yakni santunan sosial dan pengembangan lahan pertanian, dapat menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat keberadaan SPPG. Tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga ikut mendorong pemberdayaan dan kemandirian ekonomi masyarakat sekitar.
(Iskandar)
